Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Kasus Pasien Positif COVID-19 di Seluruh Dunia Tembus 1 Juta 
Jumat, 03 April 2020 - 09:03:55 WIB

SULUHRIAU- Dalam waktu hanya tiga bulan jumlah pasien COVID-19 di seluruh dunia per (3/4/2020) telah menembus angka 1 juta orang.

Dilansir dari IDM Times dari laman Universitas John Hopkins, kasus positif COVID-19 tertinggi ada di Amerika Serikat yakni 236.339.

Sedangkan, angka kematian tertinggi ada di Italia yakni 13.915 orang. Sementara yang sembuh mencapai 210.055.

Angka ini jelas menyeramkan untuk dilihat. Apalagi menurut laporan stasiun berita BBC hari ini, angka kasus positif yang sesungguhnya diprediksi lebih besar dari itu.

Hanya butuh waktu 1,5 bulan kasus itu bisa mencapai 100 ribu. Angkanya berlibat ganda dua kali hanya dalam kurun satu pekan. Hampir seperempat kasus pasien positif COVID-19 ditemukan di Negeri Abang Sam, sedangkan separuhnya dari angka satu juta pasien itu, berada di Benua Eropa.

Angka ini jauh dari jumlah pasien yang positif COVID-19 di Tiongkok, negara pertama ditemukannya virus Sars-CoV-2. Bila memutar kembali waktu, bagaimana awal mula dunia bisa terpapar virus mematikan ini? Bahkan, hingga kini obat dan vaksinnya belum ditemukan.

1. Virus ini kali pertama muncul di Wuhan dan disampaikan oleh seorang dokter

Individu yang pertama kali mengabarkan adanya virus corona jenis baru adalah dokter mata (optamologis) berusia 34 tahun, Dr. Li Wenliang. Ia mencoba mengirimkan pesan kepada petugas lainnya bahwa ada virus baru yang muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Alih-alih ditelusuri lebih lanjut, Li malah dikunjungi polisi dan dituduh telah membuat hoaks.

Li akhirnya meninggal pada (7/2) pukul 02:58 waktu setempat akibat terinfeksi virus corona. Ia terpapar COVID-19 ketika merawat pasien di rumah sakit. Polisi yang sempat menuduhnya membuat hoaks akhirnya meminta maaf.

Stasiun berita BBC kali pertama menulis laporan pertamanya mengenai sebuah virus misterius di Wuhan pada (3/1) lalu. Saat itu sebanyak 44 kasus positif virus corona sudah terkonfirmasi. 11 kasus di antaranya bahkan dilaporkan parah.

Saat itu sudah muncul kekhawatiran peristiwa ini mirip dengan wabah Sars pada 2003 lalu yang menewaskan 774 orang. Lalu, pada (18/1) jumlah kasus pasien positif COVID-19 terus meningkat menjadi 60 orang. Namun, para ahli memperkirakan angka yang sesungguhnya sudah mencapai 1.700 kasus.

Dua hari kemudian, ketika jutaan orang tengah menyiapkan untuk mudik di Tahun Baru China, jumlah pasien positif COVID-19 telah meningkat tiga kali lipat. Virus Sars-CoV-2 sudah terdeteksi di tiga kota yakni Beijing, Shenzen dan Shanghai.

2. Pemerintah kota kemudian menutup Wuhan pada 23 Januari dan akan dibuka kembali pada 8 April

Tak ingin virus lebih meluas, pemerintah kota Wuhan menempuh langkah ekstrem. Pada (23/1), Wuhan ditutup total. Semua warga diminta berada di rumah. Tidak boleh ada kendaraan yang masuk dan keluar dari daerah tersebut. Bahkan, warga Wuhan tak diizinkan untuk keluar dari daerah tersebut dengan alasan apapun.

Langkah itu ditempuh lantaran Wuhan sebagai episentrum awal COVID-19 memiliki 16 juta penduduk. Ketika Wuhan ditutup total, sebanyak 18 orang telah tewas dan 570 orang lainnya telah terinfeksi virus corona, termasuk mereka yang bermukim di Taiwan, Jepang, Thailand, Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Satu pekan kemudian, seorang turis berusia 80 tahun meninggal di Eropa karena COVID-19. Ini penanda virus itu telah masuk ke Benua Eropa.

Virus itu kemudian muncul di Iran lima hari kemudian. Dua orang dilaporkan tewas hanya selang beberapa jam didiagnosa COVID-19. Negara itu kemudian sempat berubah menjadi episentrum baru virus corona.

Virus Sars-CoV-2 akhirnya mulai dianggap serius di Italia pada (23/2). Negara yang sempat di awal terlihat santai itu, kemudian sempat menutup 10 kota di daerah Lombardy pada (23/2). Kemudian penutupan total di seluruh Italia terjadi tak lama kemudian.

(23/3), Perdana Menteri Inggris mengumumkan Boris Johnson mengumumkan negeri Ratu Elizabeth tersebut dikarantina total selama 3 pekan. Tiga hari kemudian (26/3), Amerika Serikat secara resmi mengambil alih posisi Tiongkok dan menjadi negara dengan kasus positif COVID-19 paling banyak di seluruh dunia. Saat itu jumlah kasus positif masih 86 ribu. Kini, hanya selang 8 hari, kasus positif di sana telah menembus angka 236 ribu.

3. Indonesia dalam waktu satu bulan dari semula mengklaim negara bebas virus corona menjadi negara dengan tingkat kematiannya tertinggi di Asia Tenggara

Lalu, bagaimana dengan kondisi di Indonesia? Di Tanah Air, pandemik virus corona ditangani sejak awal secara buruk. Di saat negara lain sudah mulai bersiap menghadapi COVID-19 di awal Februari lalu, pemerintah masih menyangkal virus Sars-CoV-2 sudah masuk ke Indonesia. Bahkan, ketika itu pemerintah masih bersikeras bahwa Indonesia masih menjadi negara yang bebas COVID-19.

Publik menilai pemerintah terkesan mengentengkan sifat mematikan virus ini. Persepsi itu tercipta dari pernyataan yang diucapkan oleh para pejabat tingginya, termasuk Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Ia sempat terekam di ruang publik pada (29/2) lalu berbicara virus corona tak bisa masuk ke Indonesia lantaran adanya doa dari para kia'i dan qunut.

Akhirnya, Presiden Joko "Jokowi" Widodo yang didampingi Menteri Kesehatan Terawan Adi Putranto mengumumkan kasus pertama COVID-19 secara resmi pada (2/3) lalu. Hanya dalam waktu satu bulan, situasi di Indonesia berkembang begitu cepat. Data dari Kemenkes tercatat ada 1.790 kasus positif COVID-19, 170 pasien yang meninggal dan 112 orang yang sembuh. (***)






 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat